Ga kepikiran kalau video ni bakalan banyak yang nonton.

Saya niat buat bikin video tutorial alat tentang menyalakan sepeda motor dengan sidik jari sebenarnya karena ada pesanan dari perusahaan DFRobot.

Beberapa minggu lalu saya di email lagi sama perusahaan China “DFRobot” untuk kelanjutan kerjasama. Saya ditanya apa ada ide bagus yang bisa diterapkan dengan produk yang ada di web toko onine mereka. Iseng saya jawab, iya ada, saya mau bikin alat untuk nyalain sepeda motor dengan menggunakan sidikjari. Merekapun langsung meng iya kan, dan langsung menyuruh saya untuk memilih komponen di toko mereka. dan mereka mengatakan akan langsung mengirimkannya ke saya sesuai pilihan saya.

Sebenarnya alat untuk menyalakan “sesuatu” dengan menggunakan sidikjari sudah lama sekali saya buat dan beberapa kali saya buat dengan fitur yang berbeda. Cuma waktu itu kurang populer karena mikrokontroller sendiri di daerah saya tinggal juga memang kurang populer.

Setelah barang dateng, saya langsung aja gambar modul utama yang mau dipakai untuk project ini. ga sampai seminggu setelah komponen yang saya perlukan datang langsung saya terapin di motor ninja.

Saya milih motor ninja untuk digunakan pada demo alat ini dengan alasan biar keliatan keren aja sih. Motor cc gede ditambah fitur modern dikit lah.

Jadi sebenarnya video yang saya buat tujuan utamanya adalah mempromosikan komponen yang saya gunakan pada video sekaligus promosi perusahaan yang sudah men support saya. Lalu yang jelan untuk menunjukkan kepada teman teman tentang bagaimana cara memprogram mikrokontroller untuk dapat terhubung dengan sensor sidik jari agar dapat difungsikan sebagai saklar dan starter motor.

Ya belajar mikrokontroller lah.

Tapi dari seluruh komentar teman teman yang ada pada video, saya banyak mendapatkan pertanyaan “kalau kena air bagaimana” “Aki tekor nih”

untuk masalah kena air gimana, di video sudah sangat jelas dijelaskan 😀

kalau masalah aki tekor, pertanyaan ini sering saya dapati mulai 10 tahun lalu dari saat motor saya dinyalakan dengan menggunakan remote yang tidak ada masalah aki sampai sekarang.

Kenapa ga tekor? arus standby dari sebuah modul starter remote itu kurang dari 10mA yang artinya dengan motor saya yang akinya 5A kalau saya tidak pernah menyalakan motor sama sekali untuk sekedar manesin mesin aja maka akinya akan mati selama :

5A=5000mA.

5000/10=1000 Jam. yang artinya aki saya akan habis dalam waktu 1000 jam kalau tidak pernah dinyalakan sama sekali.

Sedangkan di sensor sidik jari, arus standby saat sesnor mendeteksi jari (saat menyala) itu adalah maksimal 50mA yang artinya 100 jam jari menempel terus. kalau ga di tempel arus nya akan sama dengan kasus remote tadi.

Dimana saya bisa tau arus itu? bisa diukur pakai ampere meter.

Oke oke saya terlalu jauh ngalor ngidul… bahas air bahas tekor..

Yang jadi pertanyaan nya apakah adik adik kita sudah paham bagaimana membuat alat seperti itu sebelum bertanya kekurangan nya?

Untuk end user mungkin pertanyaan tersebut bisa diabaikan 🙂

Rencana saya akan membuat lagi video tutorial menyalakan mobil dengan perintah suara. mungkin di upload minggu depan. PCB nya uda dicetak di pabrik China.

Nyalain Motor Ninja Pakai Sidik Jari

Navigasi pos


Satu tanggapan untuk “Nyalain Motor Ninja Pakai Sidik Jari

  1. Woww keren bli, “Rencana saya akan membuat lagi video tutorial menyalakan mobil dengan perintah suara. mungkin di upload minggu depan. PCB nya uda dicetak di pabrik China.” Tambah sukses bli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *